SURYA ARDIANA

Sabtu, 28 Juli 2012

Rangkuman Buku Pengetahuan


Judul Buku               : Mari Berternak Belut
Jumlah Halaman     : 40
Penerbit                   : Aneka Ilmu, Semarang

Butir-butir pokok:
1.    Belut adalah hewan yang bergizi tinggi dan konon katanya bisa mencegah kangker.
2.    Belut jika diternakan bisa menghasilkan uang yang lumayan.
3.    Pembuatan kolam saat berternak belut yang harus seperti habitat aslinya.
4.    Pemberian makan belut hanya dengan cara memasukan pupuk kandang atau jerami ke dalam kolam.
5.    Pemeliharaan belut ada dua macam yaitu Pemeliharaan untuk bibit dan pemeliharaan untuk konsumsi
6.    Dengan membuat belut menjadi dendeng kita bisa mendapatkan keuntungan yang lebih banyak. 

Rangkuman:

Surya Ardiana: Contoh Teks Pembukaan Acara

Surya Ardiana: Contoh Teks Pembukaan Acara: Pembukaan Pekan Lomba Sains Kabupaten Bangli Om Swastyastu             Bapak Bupati Bangli yang kami hormati, Bapak Depdiknas ...

Contoh Teks Pembukaan Acara


Pembukaan Pekan Lomba Sains
Kabupaten Bangli


Om Swastyastu
           
Bapak Bupati Bangli yang kami hormati, Bapak Depdiknas Kabupaten Bangli beserta seluruh tamu undangan yang kami muliakan, marilah kita panjatkan rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Esa. Atas rahmatnya kita dapat berkumpul disini.
           
            Pada kesempatan ini, kami atas nama panitia Lomba Sains Kabupaten Bangli mengucapkan terima kasih sebesar-basarnya atas kehadiran bapak,ibu dan hadirin semuanya, dalam rangka Pembukaan Pekan Lomba Sains Kabupaten Bangli.

Hadirin semua sebelum acara di mulai terlebih dahulu saya akan membacakan susunan acara siang ini           

1.      Pembukaan
2.      Laporan dari ketua panitia lomba
3.      Sambutan dari Bapak Bupati Bangli sekaligus membuka Pekan Lomba Sains Kabupaten Bangli
4.      Hiburan
5.      Penutup.

Untuk mengawali acara kita kali, marilah kita buka dengan doa bersama hadirin di mohon untuk berdiri, berdoa mulai. (selesai berdoa) Hadirin di mohon untuk tetap berdiri, Selanjutnya adalah menyanyikan lagu Indonesia Raya, kepada panitia yang bertugas kami persilakan.

Acara selanjutnya adalah laporan dari Ketua Panitia Lomba Sains Kabupten Bangli, yang akan di sampaikan oleh Bapak Drs. Putu Setiawan, kepada Bapak Setiawan, kami persilakan.

Acara Selanjutnya adalah Sambutan dari Bapak Bupati Bangli sekaligus  Pemukulan Gong sebagai simbolis dibukanya Pekan Lomba Sains Kabupaten Bangli. kepada Bapak Bupati Bangli, kami waktu dan tempat  persilakan.
  
 Demikian tadi acara Pembukaan Pekan Lomba Sains Kabupaten Bangli, Hadirin yang terhormat menginjak acara kita selanjutnya adalah hiburan yang akan di isi anak-anak SMP 1 Bangli yang menampilkan Tari Baris Tunggal dan Tari Cendrawasih, Nah inilah mereka.

Hadirin sekalian, tibalah kita pada penghujung acara, yaitu penutup. Sebelum acara ini kita tutup, sekali lagi kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh hadirin yang berkenan mengikuti acara ini. Kami atas nama panitia mohon maaf atas segala kekurangan berkaitan dengan acara ini. Sekian dari kami.

Om Santhi, Santhi, Santhi Om

Drama Manuscript - Sleeping Beauty ACC version


Sleeping Beauty
·         NARRATOR (YUDIA)
       Once upon time there were a king and a queen who just had a baby.to celebrate the born of their  baby, then they made a party and invited the fairies. But they forget to invited two fairies.
·         BOBY
Why the guests not arrive yet?
·         ROSE
Sorry we are late, the party already starts?
·         BOBY
You late 2 minutes and 24 seconds, come in please!
·         ROSE
Where is another fairies?
·         BOBY
Wait a minute. Maybe your friend will come.
·         FLORA
May I eat this cake?
·         BOBY
Yes, of course...
·      

Upacara Metatah (Potong Gigi)



Upacara Metatah/Mepandes(potong gig) adalah Manusa Yadnya yang wajib dilakukan oleh pemeluk agama Hindu Bali baik itu laki-laki atau perempuan yang  telah beranjak remaja atau telah akil balik untuk menuju satu babak hidup memasuki usia dewasa secara niskala.
Upacara Metatah bertujuan membunuh enam musuh dalam diri manusia yang dinggap kurang baik bahkan sering dianggap musuh dalam diri sendiri. Enam  musuh itu yang disebut dengan Sad Ripu.





Sad Ripu itu meliputi:
     1. Kama (hawa nafsu yang tidak terkendalikan)                                     
    2. Loba (ketamakan, ingin selalu mendapatkan yang lebih.)
    3. Krodha (marahyang melampaui batas dan tidak terkendalikan).)
    4. Mada (kemabukan yang membawa kegelapan pikiran)
    5. Moha (kebingungan/ kurang mampu berkonsentrasi
                  sehingga akibatnya individu tidak dapat menyelesaikan tugas 
                  dengan sempurna.)
    6. Matsarya (iri hati/ dengki yang menyebabkan permusuhan.)

Jadi potong gigi bukan semata-mata untuk mencari keindahan tetapi mempunyai tujuan yang sangat mulia.
Prosesi potong gigi hanya merupakan simbolisasi saja. Gigi yang ada bukan dipotong tetapi diratakan dengan menggunakan kikir. Ada 6 gigi atas yang diratakan, termasuk gigi taring, ke 6 gigi inilah yang melambangkan Sad Ripu.
Hanya memakan waktu sekitar 10 – 15 menit untuk melakukan prosesi ini, dan yang melakukannya haruslah seorang yang ahli yang disebut sangging.
Para sangging biasanya orang yang telah di inisiasi menjadi Pinandita yang memang memiliki ketrampilan untuk itu. gambar diatas merupakan prosesi upacara metatah/mepandes di banjar Penida Kaja ,Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli

Teori masuknya Hindu ke Indonesia dan Kerajaan Hindu Bali


Kerajaan Hindu di Bali

1.  Teori masuknya Agama Hindu ke Indonesia

Menurut para ahli sejarah, hubungan India dan Indonesia telah terjadi ribuan tahun yang lalu, para ahli menggunakan analisis dengan argumentasi beberapa teori antara lain sebagai berikut :
·         Teori Mokerjee (sarjana India) pada tahun 1912 M dengan teori dagangnya menyatakan bahwa masuknya pengaruh hindu ke Indonesia dibawa oleh kaum pedagang yang mengadakan kontak langsung dengan penduduk maka tejadilah proses paling mempengaruhi.
·         Teori Prof. Moens (sarjana Belanda) dengan teori Ksatrya menyatakan bahwa peranan kaum ksatrya sangat besar pengaruhnya dalam proses kolonisasi kekuasaan termasuk kepercayaan yang mereka anut.
·         Teori Krom(sarjana Belanda) dnegan teori waisya dalam bukunya Hindu Javan She Geschiedenis menyatakan bahwa diterimanya pengaruh Hindu di Indonesia melalui penyusupan dengan jalan damai yang dilakukan oleh kaum pedagang India.
·         Teori Bosch (sarjana Belanda) menyatakan bahwa dalam penyebaran Hindu ke Indonesia karena peranan kaum Brahmana (rohaniawan) sangat besar mengingat hanya kaum Brahmana yang benar-benar menguasai Weda.
·         Pada Prasasti Dinoyo (Jawa Timur) tersurat nama Rsi Agastya sebagai Batara Guru pengemban Dharma yang dikenal dengan sebutan “Agastya yatra” dan “Pitra Sagara”

2.  Masuknya agama Hindu ke Indonesia

Sapta Timira



Pengertian Sapta Timira
         
Kata Sapta Timira Berasal dari bahasa Sansekerta dari kata “Sapta” yang berarti tujuh, dan kata “Timira” yang  berarti gelap, suram, awidya.  Jadi Sapta Timira  berarti “tujuh kegelapan”. Yang dimaksud tujuh kegelapan adalah tujuh unsur  atau sifat yang menyebabkan pikiran orang menjadi gelap/mabuk.


Bagian - bagian Sapta Timira
               
Berdasarkan kitab kekawin Niti Sastra, disebutkan 7 macam unsur yang dapat menyebabkan orang menjadi mabuk (Awidya). Ketujuh unsur tersebut disebut Sapta Timira. Berikut adalah bagian-bagian dari Sapta Timira:

  1. 1.      Surupa            
  2. 2.      Dhana             
  3. 3.      Guna
  4. 4.      Kulina
  5. 5.      Yohana
  6. 6.      Sura
  7. 7.      Kasuruan